Orang-Orang Bloomington

Orang-Orang Bloomington

Kumpulan cerita ini merupakan salah satu karya Sang Maestro yang, berbeda dengan kebanyakan karyanya, tidak bertemakan hal-hal abstrak.

Read Online Orang-Orang Bloomington

Silakan bayangkan sendiri bagaimana cara menikmati cerita tidak-pendek-tapi-juga-tidak-panjang ini.

Aku tidak menyangka, pengalaman membaca karya sastra Indonesia pertamaku akan seperti ini. Selain itu, aku pikir akan mudah membacanya, karena buku ini adalah kumpulan cerita pendek. Aku terhanyut pada semua cerita pendek yang ditulis oleh Budi Darma ini. Apalagi karakter-karakter dalam cerita pendek yang ada pada buku ini, semuanya benar-benar berkesan dalam pikiranku. Tapi cerpen yang berjudul "Orez" dan "Keluarga M" juga "Charles Lebourne" bener-bener sesuatu untukku. Oleh karena aku membaca buku Orang-Orang Bloomington ini, aku jadi ingin membaca karya sastra Indonesia yang lainnya. Aku mulai tertarik untuk membaca buku-buku yang ditulis oleh Eka Kurniawan, dan Aan Mansyur. Buku Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas juga mulai menarik perhatianku Kesimpulannya, aku jadi ingin membaca buku kumpulan cerpen yang seperti ini lagi. Buku kumpulan cerpen "Orang-orang Bloomington" ini, jelas sudah membawaku ke sebuah perasaan yang tidak pernah aku bayangkan sebelumnya melalui para karakter-karakternya yang sangat jdhsdhahas itu.

Tokoh 'saya' yang ada di sini semuanya benar-benar seseorang yang mau tahu saja urusan orang lain. Aku sendiri berusaha menghubung-hubungkan bahwa tokoh 'saya' ini benar-benar ada, dan semua cerita ini bertaut satu sama lain. Keenam, kecemburuannya pada Yorrick, yang membuatnya berwajah palsu, sebenarnya kesal luar biasa tapi tetap berwajah tak bersalah. Aku yakin si 'saya' ini berwajah poker face, seseorang dengan air muka yang tak terlihat apabila ia senang, gembira, dendam, atau cemburu. please deehhh!!!' Tapi terkadang yang tokoh 'saya' rasakan iya juga, ini adalah sindroma 'cari perhatian' akut, sampai dia merasa perlu untuk memperhatikan keadaan dan mencari penyebab kesalahan yang merugikan dirinya, lalu mencari cara untuk balas dendam sehingga perasaannya lebih tenang.

Saya suka sekali penggambaran detail suasana latar dan setting yang dibangun didalam buku ini :D Ada beberapa kisah yang menyedihkan untuk dibaca seperti Kisah Joshua Karabish dan Orez.

"Di seberang sana selalu ada surga, itulah kesepakatan yang tidak pernah kami ikat dengan kata-kata, tapi kami teguhkan dengan perbuatan." (Halaman 123, dalam Orez) Ini adalah kali pertama saya membaca karya Budi Darma, memutuskan untuk membacanya pertama karena tertarik dengan judulnya. Dan setiap cerita selalu saja bermula dari rasa keingintahuan si tokoh 'saya', yang berujung hal itu membuatnya susah sendiri.

Ketujuh cerpen yang disajikan dalam Orang-orang Bloomington ini amat menggelitik dan memiliki kekhasan tersendiri menurut saya. Orez melalui pemikiran ayahnya yang begitu menyadarkan tentang perasaan-keinginan alamiah yang pasti ada dalam diri setiap manusia, dan Charles Lebourne yang sungguh menjijikan; entah kenapa ketika saya membaca ceritanya malah teringat kisah hidup saya sendiri.

Sejujurnya, agak melelahkan untuk menamatkan buku ini, tapi toh akhirnya saya baca sampai tamat juga.

Lulus dari SMA di Semarang pada 1957, ia memasuki Jurusan Sastra Inggris, Fakultas Sastra dan Kebudayaan, Universitas Gadjah Mada. Lulus dari UGM, ia bekerja sebagai dosen pada Jurusan Bahasa Inggriskini Universitas Negeri Surabayasampai kini. Budi Darma mulai dikenal luas di kalangan sastra sejak ia menerbitkan sejumlah cerita pendek absurd di majalah sastra Horison pada 1970-an. Belakangan, Budi Darma juga menyiarkan cerita di surat kabar, misalnya Kompas; pada 1999 dan 2001 karyanya menjadi cerita pendek terbaik di harian itu.